Skripsi
FENOMENA BURNOUT (KELELAHAN KERJA) PEGAWAI NON - PERISET PADA BADAN RISET DAN INOVASI NASIONAL (BRIN)
Burnout merupakan kondisi yang dapat muncul ketika tuntutan pekerjaan tidak seimbang dengan sumber daya yang tersedia bagi pegawai. Pada pegawai non-periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), penerapan sistem kerja fleksibel dan tuntutan pencapaian kinerja dapat memengaruhi pengalaman kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang berkaitan dengan burnout pada pegawai non-periset BRIN serta merumuskan strategi mitigasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap delapan informan dan telaah dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan kerangka six areas of worklife, meliputi workload, control, reward, community, fairness, dan values. Selanjutnya, analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi berdasarkan faktor internal dan eksternal organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman burnout berkaitan dengan ketidakseimbangan beban kerja dan sumber daya manusia, keterbatasan kontrol terhadap tuntutan pekerjaan, persepsi terhadap penghargaan, serta hambatan komunikasi dan koordinasi. Di sisi lain, fleksibilitas kerja, dukungan sosial, sistem pengelolaan kinerja, dan keterikatan terhadap pekerjaan menjadi faktor pendukung. Strategi mitigasi diarahkan pada optimalisasi fleksibilitas kerja, penguatan employee voice, pengembangan kompetensi komunikasi dan koordinasi, evaluasi penerapan fleksibilitas terhadap beban kerja, serta pengelolaan dampak gangguan sistem digital. Strategi tersebut perlu melibatkan BOSDM, pimpinan, atasan, pegawai, dan pihak terkait sesuai kewenangan masing-masing.
Tidak tersedia versi lain