Skripsi
Analisis Kompetensi Pegawai dalam Penyelenggaraan Sidang Badan di Biro Sekretariat Pimpinan BPK RI
Penelitian ini menganalisis kompetensi pegawai dalam penyelenggaraan Sidang Badan di Biro Sekretariat Pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, dengan tujuan memetakan kesenjangan antara kompetensi aktual pegawai dan standar yang seharusnya sebagai dasar pengembangan yang tepat sasaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap empat belas informan dari enam kategori, mencakup pejabat dan pelaksana persidangan, sembilan sekretariat unsur pimpinan, serta Biro Teknologi Informasi. Kompetensi dianalisis melalui tiga dimensi, yaitu teknis, manajerial, dan sosial kultural, dengan indikator pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi pegawai belum merata. Pemahaman prosedur dan manajemen jalannya sidang sudah memadai, dan dimensi sosial kultural seperti integritas, kerahasiaan, kerja sama, dan netralitas, serta sisi komunikasi dan orientasi pelayanan tergolong kuat. Kesenjangan terkonsentrasi pada keterampilan teknis tertentu, khususnya penyusunan risalah, pengelolaan arsip digital, dan pemanfaatan teknologi, serta pada ketepatan waktu koordinasi lintas unit, terutama pada pegawai baru. Penelitian juga menemukan tingginya ketergantungan pada pegawai senior, dan sebagian kesenjangan berakar pada faktor struktural seperti keterlambatan pasokan materi, beban kerja, dan keterbatasan sistem. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi perlu berjalan beriringan dengan pembenahan tata kelola dan dukungan sistem.
Tidak tersedia versi lain