Skripsi
Pengaruh Budaya Kerja "KEREN" terhadap Work Engagement di Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan
Work engagement atau keterikatan pegawai merupakan aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berperan dalam mendukung keberhasilan organisasi. Salah satu faktor yang diyakini dapat meningkatkan work engagement adalah penerapan budaya kerja yang kuat dan positif. Di lingkungan Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan, budaya kerja KEREN (Kolaboratif, Empati, Responsif, Elegan, dan Normatif) diterapkan untuk membangun perilaku kerja ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Namun, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti responsivitas pegawai terhadap pekerjaan mendesak yang belum optimal dan tingkat keterlibatan kerja yang belum merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja KEREN terhadap work engagement pegawai dengan menggunakan metode kuantitatif dan pendekatan regresi linear sederhana terhadap 206 pegawai ASN di Ditjen PDP. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert dan wawancara pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung sebesar 22,248 lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 1,990. Nilai koefisien determinasi (R?) sebesar 0,708 menunjukkan bahwa budaya kerja KEREN berpengaruh sebesar 70,8% terhadap work engagement pegawai.
Tidak tersedia versi lain