Skripsi
INTEGRASI DIMENSI LINGKUNGAN DALAM STRATEGI MITIGASI PERUBAHAN IKLIM SEKTOR TRANSPORTASI DARAT BERKELANJUTAN PADA RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TAHUN 2025-2029
Perubahan iklim terus menjadi tantangan global yang menuntut transformasi kebijakan pembangunan termasuk pada sektor transportasi darat. Sektor transportasi darat menjadi kontributor penting emisi gas rumah kaca karena ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatnya jumlah kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi dimensi lingkungan pembangunan berkelanjutan dalam strategi mitigasi perubahan iklim sektor transportasi darat pada Renstra Kementerian Perhubungan Tahun 2025?2029. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui telaah dokumen kebijakan serta wawancara mendalam. Analisis dilakukan menggunakan kerangka dimensi lingkungan pembangunan berkelanjutan menurut Jeffrey Sachs (2015) yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi dimensi lingkungan telah tercermin melalui strategi avoid shift improve serta kebijakan elektrifikasi transportasi dan penguatan angkutan umum massal. Namun, beberapa indikator lingkungan masih bersifat umum sehingga pengukuran kinerja pengurangan emisi belum sepenuhnya spesifik. Penelitian ini merekomendasikan penyempurnaan indikator emisi transportasi darat, penguatan sistem monitoring lingkungan dan pengembangan skema pembiayaan hijau (green financing), serta optimalisasi aset yang sudah tesedia (melalui pemeliharaan dan upgrade) untuk mendukung transportasi rendah karbon.
Tidak tersedia versi lain