Tesis
Analisis Penempatan Pegawai Dalam Jabatan Struktural Ditinjau Dari Karakteristik Pegawai Di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat
Pihak Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Jakarta, harus mampu
menempatkan pegawai dengan tepat, benar dan sesuai prosedur yang transparan yang
ditunjang dengan Gairah Kerja, Mental Kerja, Prestasi Kerja, Kreativitas, Prakarsa Pegawai,
maka untuk mengukur sejauh mana harapan kepuasan pegawai terhadap Penempatan
Pegawai dalam Jabatan Struktural dipenuhi oleh Pihak Kementerian Koordinator Bidang
Kesejahteraan Rakyat Jakarta, perlu dilakukan penelitian tentang penempatan pegawai
dengan berdasar pada karakteristik pegawai tersebut, dengan hipotesis yaitu terdapat
perbedaan penempatan pegawai Dalam Jabatan Struktural Kementerian Koordinator Bidang
Kesejahteraan Rakyat Jakarta dengan berdasar dari karakteristik Gender, Umur, Golongan /
Pangkat, Status Perkawinan dan Golongan / Pangkat, Eselonisasi, Bagian/Unit Kerja Pegawai
dalam Jabatan Struktural Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Penelitian ini dilakukan di Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat,
dengan mengambil sampel pada para Pegawai dalam Jabatan Struktural Eselon III dan IV di
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, dengan tehnik yang digunakan
i
adalah “cencus” dengan jumlah sampel 108 Pegawai dalam Jabatan Struktural Eselon III dan
IV di Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Hasil penelitian dengan menggunakan alat analisis Uji Instrumen, Uji Normalitas
Data, Uji Homogenitas Data dan Uji perbedaan dengan hipotesis, dengan hasil penelitian
yang menunjukan secara signifikan adanya perbedaan persepsi tentang penempatan pegawai
Dalam Jabatan Struktural Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Jakarta
dengan berdasar dari karakteristik Gender, Umur, Golongan / Pangkat, Status Perkawinan
dan Golongan / Pangkat, Eselonisasi, Bagian/Unit Kerja Pegawai dalam Jabatan Struktural
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat.
Yaitu dengan melihat hasil perbedaan dengan kecenderungan bahwa pegawai dengan
gender perempuan, umur > 41 tahun, status perkawinan cerai, golongan kepangkatan Ivb,
eselonisasi eselon IV dan bagian/unit kerja sesmenko lebih puas.
Selain hal tersebut di atas kesimpulan hasil penelitian adalah terdapat perbedaan
signifikan persepsi tentang penempatan pegawai Dalam Jabatan Struktural Kementerian
Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Jakarta, dan analisis selanjutnya dapat dilakukan
karena hasil analisis data dapat disimpulkan Normal dan Homogen dengan implikasi
dapatnya digunakan sebagai dasar untuk dilakukannya penelitian lanjutan baik bagi para
mahasiswa lain, institusi kampus dan obyek penelitian. Kesimpulan ini dapat menjadi
perhatian Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Jakarta ini atau lebih
memperhatikan pola penempatan pegawai, dalam Jabatan Struktural Kementerian
Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dengan gender laki-laki, Umur 31 sampai dengan
40 tahun, Status Perkawinan kawin dan status perkawinan lajang, Pegawai dalam Jabatan
Struktural yang berGolongan / Pangkat IIIb / IIIc dan Pegawai dalam Jabatan Struktural yang
berGolongan / Pangkat IIId / IVa, Pegawai dalam Jabatan Struktural yang mempunyai eselon
III, dan Pegawai dalam Jabatan Struktural yang bekerja pada bagian / unit kerja deputi dan
bagian / unit kerja staff ahli masih merasa kurang puas.
Tidak tersedia versi lain