Tesis
Optimalisasi Implementasi Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Di Lingkungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Kebijakan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam mendorong penggunaan produk dalam negeri, mengurangi ketergantungan terhadap produk impor, serta mengoptimalkan belanja pemerintah untuk mendukung perekonomian nasional. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebagai salah satu instansi pemerintah memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan tersebut diimplementasikan secara efektif. Namun, implementasi P3DN di lingkungan Kementerian PANRB masih belum optimal, sebagaimana tercermin dari hasil evaluasi dan masih ditemukannya sejumlah kendala dalam kelembagaan, komunikasi, sumber daya, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan P3DN di lingkungan Kementerian PANRB, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi belum optimalnya implementasi, serta merumuskan strategi optimalisasi kebijakan P3DN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan Tim P3DN, unit kerja terkait, serta pihak yang terlibat dalam proses pengadaan barang dan jasa. Analisis dilakukan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P3DN pada dasarnya telah berjalan dan didukung oleh regulasi, pembentukan Tim P3DN, komitmen pimpinan, serta mekanisme pengadaan yang telah mengakomodasi penggunaan produk dalam negeri. Namun, implementasinya belum optimal terutama karena keterbatasan sumber daya berupa ketersediaan produk dalam negeri yang memenuhi spesifikasi teknis dan kebutuhan organisasi, komunikasi teknis yang belum sepenuhnya seragam, serta koordinasi dan kelembagaan Tim P3DN yang belum terintegrasi secara optimal. Struktur birokrasi relatif telah memadai, tetapi masih memerlukan penguatan pada aspek monitoring, evaluasi, dan pengendalian. Oleh karena itu, optimalisasi P3DN perlu diarahkan pada penguatan kelembagaan Tim P3DN, peningkatan koordinasi lintas unit, penguatan sistem monitoring dan evaluasi, serta peningkatan pemetaan kebutuhan dan ketersediaan produk dalam negeri.
Tidak tersedia versi lain