Tesis
Optimalisasi Penggunaan dan Pemanfaataan Barang Milik Negara berupa Bangunan Gedung dan Rumah Negara di Kementerian Keuangan
Penggunaan dan pemanfaatan Barang Milik Negara berupa bangunan gedung kantor dan rumah negara memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas, efisiensi belanja negara, dan keberlanjutan fiskal. Namun, di lingkungan Kementerian Keuangan masih ditemukan rumah negara tanpa Surat Izin Penghunian, aset terindikasi idle, ketimpangan distribusi aset, serta satuan kerja yang masih menggunakan gedung sewa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penyebab belum optimalnya penggunaan dan pemanfaatan BMN berupa gedung kantor dan rumah negara di Kementerian Keuangan serta merumuskan model optimalisasi yang dapat diterapkan pada unit kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui telaah dokumen, data SIMAN, Laporan BMN audited, wawancara mendalam, dan Focus Group Discussion. Analisis menggunakan teori manajemen aset sebagai teori utama yang diperkuat dengan Resource Based View, Strategic Asset Management, dan Asset Performance Review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakoptimalan BMN disebabkan oleh belum terintegrasinya aspek data dan legalitas, kondisi fisik, fungsionalitas, utilisasi, kinerja finansial, perencanaan, evaluasi, dan tata kelola. Penelitian ini menghasilkan model Asset Repurposing and Integration berbasis SBSK dan Asset Performance Review untuk memperkuat utilisasi aset, efisiensi fiskal, dan value for money. Kata kunci: Barang Milik Negara, gedung kantor, rumah negara, optimalisasi aset, SBSK, Asset Performance Review.
Tidak tersedia versi lain