Tesis
Strategi Optimalisasi Penerapan Standar Biaya Keluaran Khusus Keimigrasian Di Bidang Intelijen Dan Penindakan Pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta
Penerapan Standar Biaya Keluaran Khusus Keimigrasian (SBKK) merupakan bagian penting dari penganggaran berbasis kinerja dalam mendukung pelaksanaan kegiatan intelijen dan penindakan keimigrasian. Karakteristik kegiatan yang bersifat dinamis, situasional, rahasia, dan berisiko tinggi menuntut sistem pengelolaan anggaran yang adaptif agar mampu mendukung pencapaian kinerja organisasi. Implementasi SBKK masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketidaksesuaian antara pagu anggaran dan kebutuhan operasional, keterbatasan fleksibilitas penggunaan anggaran, revisi anggaran, penyerapan anggaran yang belum optimal, tingginya biaya koordinasi lintas instansi, serta belum optimalnya pengukuran kinerja yang berorientasi pada outcome. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi SBKK pada Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi implementasinya, serta merumuskan strategi optimalisasi penerapan SBKK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif. Penelitian menggunakan Teori Performance-Based Budgeting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SBKK telah mendukung pelaksanaan kegiatan intelijen dan penindakan, namun belum optimal akibat keterbatasan fleksibilitas anggaran, kompleksitas koordinasi, serta belum terintegrasinya sistem monitoring dan evaluasi berbasis kinerja. Faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi berpengaruh terhadap keberhasilan implementasi. Strategi optimalisasi meliputi penguatan perencanaan berbasis kinerja, peningkatan fleksibilitas penganggaran, penguatan koordinasi antarinstansi, digitalisasi monitoring dan evaluasi, serta penyempurnaan indikator kinerja yang lebih berorientasi pada outcome. Optimalisasi penerapan SBKK memerlukan pengelolaan anggaran yang adaptif, implementasi kebijakan yang efektif, dan perencanaan strategis yang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan kualitas kinerja Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian.
Tidak tersedia versi lain