Tesis
Strategi Implementasi Kebijakan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi Pada Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban
Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi untuk mendukung tata kelola yang efektif, akuntabel, dan berbasis risiko. Namun, implementasi Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi di LPSK masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab belum optimalnya implementasi kebijakan tersebut serta merumuskan strategi implementasi yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, studi literatur, dan observasi. Analisis data berdasarkan teori Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta teori Ansell dan Gash untuk menganalisis strategi penguatan kolaborasi antar aktor dan antar unit organisasi. Selanjutnya strategi implementasi ditentukan menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum optimal karena dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu disposisi pelaksana yang belum sepenuhnya menginternalisasi nilai SPIP sebagai instrumen tata kelola berbasis risiko, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dan sistem informasi yang belum terintegrasi, fragmentasi struktur birokrasi yang menghambat koordinasi lintas unit, serta komunikasi kebijakan yang belum mampu membangun pemahaman yang seragam di seluruh tingkatan organisasi. Berdasarkan perspektif Ansell dan Gash, penguatan kolaborasi antar unit kerja, keterlibatan pimpinan, pembangunan kepercayaan, komitmen bersama, serta integrasi proses bisnis menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi SPIP Terintegrasi. Strategi implementasi yang direkomendasikan meliputi penguatan budaya organisasi berbasis risiko, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, integrasi sistem informasi dan proses bisnis, penguatan antar unit kerja, serta optimalisasi komunikasi dan internalisasi kebijakan secara berkelanjutan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan maturitas SPIP Terintegrasi dan memperkuat tata kelola LPSK yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain