Skripsi
EVALUASI KEBIJAKAN PERTANIAN PERKOTAAN DALAM MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN DI PROVINSI DKI JAKARTA (STUDI KASUS KELURAHAN RAWAMANGUN DAN PULO GEBANG)
Pertanian perkotaan merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan ketahanan pangan, pemanfaatan lahan terbatas, dan pemberdayaan masyarakat di wilayah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kebijakan pertanian perkotaan di Kelurahan Rawamangun dan Kelurahan Pulo Gebang, Kota Administrasi Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Evaluasi dilakukan menggunakan model CIPP Stufflebeam (1987) yang meliputi aspek Context, Input, Process, dan Product. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan pertanian perkotaan telah berjalan cukup baik. Pada aspek konteks, program telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan. Aspek input menunjukkan adanya dukungan dari pemerintah, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Pada aspek proses, kegiatan dilaksanakan mulai dari budidaya hingga pemasaran hasil panen, meskipun partisipasi masyarakat masih belum optimal. Aspek produk menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan pemanfaatan lahan, menghasilkan produk pertanian dan olahan, serta memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani.
Tidak tersedia versi lain