Skripsi
Pemeliharaan dan Penyusutan Arsip Inaktif berbasis Good Environmental Governance di Unit Kearsipan I Lembaga Administrasi Negara (LAN RI)
Penumpukan arsip inaktif di instansi pemerintah menimbulkan tantangan besar, tidak hanya terkait efisiensi ruang dan keamanan informasi, tetapi juga dampaknya terhadap lingkungan hidup. Pemeliharaan dan penyusutan arsip yang tepat memiliki peran strategis dalam menjamin kelestarian dokumen negara sekaligus mendukung tata kelola perkantoran yang ramah ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pemeliharaan dan penyusutan arsip inaktif di Unit Kearsipan I Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI berdasarkan prinsip Good Environmental Governance (GEG) yang difokuskan pada indikator transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dan diuji keabsahannya menggunakan teknik triangulasi melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumen, serta dianalisis menggunakan model Miles and Huberman. Fokus penelitian adalah pada implementasi prinsip GEG oleh Unit Kearsipan I LAN RI dalam tahapan pemeliharaan (penataan, penyimpanan, alih media) dan penyusutan (pemindahan, pemusnahan, penyerahan) arsip inaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun prinsip GEG telah diterapkan dengan baik ? seperti penggunaan boks arsip bebas asam dan metode daur ulang kertas (pulping) tanpa pembakaran?terdapat beberapa kendala, seperti belum terintegrasinya akses arsip digital ke sistem SRIKANDI, tingginya konsumsi energi listrik pada ruang penyimpanan, penggunaan bahan kimiawi, serta kurangnya transparansi laporan hasil daur ulang dari pihak ketiga. Kesimpulan penelitian menegaskan perlunya optimalisasi penerapan prinsip GEG melalui integrasi sistem digital, pembaruan teknologi pendingin hemat energi, substitusi bahan perawatan organik, dan penguatan aturan pelaporan daur ulang demi menciptakan tata kelola kearsipan yang berkelanjutan.
Tidak tersedia versi lain