Skripsi
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PELAKSANAAN POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU) BALITA DI KELURAHAN RAWAMANGUN DAN KELURAHAN PULO GEBANG, KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR.
Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Balita merupakan salah satu upaya pelayanan kesehatan berbasis masyarakat yang memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Posyandu Balita di Kelurahan Rawamangun dan Kelurahan Pulo Gebang, Kota Administrasi Jakarta Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori partisipasi masyarakat Cohen dan Uphoff (1980) yang meliputi pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat telah berjalan cukup baik, terutama pada aspek pelaksanaan dan pemanfaatan hasil, sedangkan partisipasi dalam pengambilan keputusan dan evaluasi masih bersifat konsultatif. Faktor pendukung meliputi dukungan pemerintah, Puskesmas, PKK, dan kader Posyandu, sedangkan faktor penghambat meliputi rendahnya keterlibatan masyarakat, kehadiran yang belum rutin, serta keterbatasan sarana dan prasarana.
Tidak tersedia versi lain