Skripsi
Analisis Sistem Pemberian Reward dan Punishment Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Pada Suku Dinas Kebudayaan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem reward dan punishment dalam meningkatkan kinerja pegawai serta menekan tingkat keterlambatan di Suku Dinas Kebudayaan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 5 informan kunci, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterpaduan sistem reward dan punishment secara umum efektif meningkatkan kedisiplinan dan produktivitas pegawai. Faktor pendorong utama adalah pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis aplikasi digital e-TPP serta kepatuhan terhadap regulasi disiplin. Namun, ditemukan beberapa kendala, yaitu tingginya angka indisipliner waktu (124 kali keterlambatan) akibat sistem absensi digital yang kurang adaptif dengan kondisi geografis kepulauan, belum optimalnya sanksi pelanggaran apel, minimnya penghargaan non-finansial fisik, serta adanya reward finansial informal dari pimpinan yang berpotensi memicu kecemburuan sosial dan melanggar aturan gratifikasi. Rekomendasi yang diajukan meliputi pengusulan kelonggaran aturan absensi digital khusus untuk wilayah kepulauan, penegakan sanksi apel yang konsisten, pengadaan program penghargaan non-finansial resmi (seperti piagam puji), serta penghentian reward finansial personal untuk beralih ke apresiasi formal demi mewujudkan tata kelola kepegawaian yang akuntabel dan profesional.
Tidak tersedia versi lain