Skripsi
Pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan kinerja keuangan berupa tren penurunan profitabilitas operasional hingga akumulasi kerugian bersih yang sangat mendalam pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor farmasi periode 2015? 2024, kondisi yang kontradiktif di tengah melonjaknya permintaan layanan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh Net Profit Margin (NPM), Debt to Equity Ratio (DER), dan Total Asset Turnover (TATO) terhadap Pertumbuhan Laba pada BUMN Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui teknik purposive sampling, diperoleh total 40 data observasi yang dianalisis menggunakan metode Regresi Linear Berganda berbasis Weighted Least Squares (WLS) guna mengoreksi varians residual model. Hasil pengujian parsial (Uji t) membuktikan bahwa variabel NPM (sig 0,429 > 0,05), DER (sig 0,770 > 0,05), dan TATO (sig 0,806 > 0,05) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pertumbuhan Laba. Hasil pengujian simultan (Uji F) juga mengonfirmasi ketiga variabel tersebut secara bersama-sama tidak berpengaruh signifikan (sig 0,648 > 0,05) dengan capaian Koefisien Determinasi (?? 2 ) sebesar 7,1%. Hal ini mengindikasikan bahwa kemampuan rasio finansial internal sangat terbatas, sementara 92,9% fluktuasi laba dikendalikan oleh faktor eksternal di luar pemodelan. Kelangkaan pengaruh ini dipicu oleh kaku dan ketatnya regulasi batas harga e-katalog JKN, beban mandat ganda penugasan negara, serta tingginya ketergantungan impor bahan baku aktif obat. Sebagai pemecahan masalah, manajemen holding disarankan mempercepat diversifikasi produk komersial non- regulasi bermargin tinggi serta mengoptimalkan utilitas fasilitas bersama (asset sharing) lintas anak perusahaan.
Tidak tersedia versi lain