Skripsi
IMPLEMENTASI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMBENTUK KINERJA PEGAWAI DI KOPERASI KONSUMEN PEGAWAI POS INDONESIA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi gaya kepemimpinan transformasional dalam membentuk kinerja pegawai di Koperasi Pegawai Pos Indonesia (Kopposindo). Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh adanya indikasi penurunan kinerja pegawai yang tercermin dari fluktuasi data absensi Kopposindo tahun 2025, yang mencakup 996 kejadian keterlambatan, 1.049 kejadian pulang cepat, dan 211 hari lembur dari 38 karyawan di 8 departemen. Di samping itu, inkonsistensi temuan penelitian terdahulu mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap kinerja dalam konteks organisasi koperasi mendorong kebutuhan akan kajian kualitatif yang lebih mendalam, khususnya pada lokus Kopposindo sebagai koperasi pegawai BUMN yang belum pernah diteliti sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang menempatkan Kopposindo sebagai satuan analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap empat informan kunci yang dipilih secara purposive sampling, meliputi Manager SDM, Ketua Pengurus, serta dua orang pegawai dengan masa kerja yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat dimensi kepemimpinan transformasional menurut Avolio (1994) telah diimplementasikan secara autentik di Kopposindo. Dimensi pengaruh ideal (idealized influence) terwujud melalui keteladanan pimpinan, khususnya keputusan mempertahankan seluruh pegawai dan memberikan insentif tambahan selama pandemi COVID-19, yang berhasil membangun fondasi kepercayaan institusional yang kuat. Dimensi motivasi inspirasional (inspirational motivation) diimplementasikan melalui forum Briefing Pagi yang bersifat inklusif dan partisipatif, mendorong transformasi orientasi kerja pegawai dari mekanis menuju sense of ownership. Dimensi stimulasi intelektual (intellectual stimulation) diwujudkan melalui program Pegawai Inovator yang berhasil meningkatkan jumlah usulan inovasi dari belasan menjadi lebih dari 60 per tahun, serta reformasi sistem penilaian kinerja berbasis KPI secara partisipatif. Dimensi konsiderasi individual (individualized consideration) diimplementasikan melalui pertemuan one-on-one kuartalan, program Rencana Pengembangan Individu (RPI), kebijakan flexible working arrangement, dan program konseling psikologis. Implementasi keempat dimensi tersebut memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas kinerja pegawai, yang tercermin dari peningkatan kepatuhan terhadap aturan organisasi, kemampuan melaksanakan tugas tanpa kesalahan, serta ketepatan dalam menjalankan tugas. Berdasarkan sintesis temuan, penelitian ini menghasilkan Model Integrasi Kepemimpinan Transformasional Berbasis Koperasi (MIKT-BK) sebagai kerangka operasional yang dapat diadaptasi oleh koperasi pegawai di seluruh Indonesia
Tidak tersedia versi lain