Skripsi
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PERILAKU FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI SAHAM GENERASI Z PADA NASABAH MIRAE ASSET SEKURITAS DI JAKARTA
Generasi Z saat ini mencakup 54,69% dari total investor pasar modal Indonesia, namun kesenjangan antara inklusi keuangan (80,51%) dan literasi keuangan (66,46%) menimbulkan kekhawatiran atas kualitas keputusan investasi mereka, terutama di tengah maraknya fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam pengambilan keputusan investasi generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Literasi Keuangan dan Perilaku FOMO terhadap Keputusan Investasi Saham pada nasabah Generasi Z PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia di Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda terhadap 130 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya melalui uji coba instrumen sebelum digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Keuangan berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Investasi Saham, sedangkan Perilaku FOMO tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Investasi Saham, yang menunjukkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor dominan pembentuk perilaku investasi yang rasional pada Generasi Z. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memperkuat program edukasi investor melalui fitur literasi keuangan digital yang terintegrasi dalam platform M-STOCK, serta mengembangkan konten edukatif yang dapat meminimalkan pengaruh perilaku FOMO dalam pengambilan keputusan investasi Generasi Z.
Tidak tersedia versi lain