Skripsi
STRATEGI PENERAPAN SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS TERINTEGRASI (SRIKANDI) DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS DI KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA
Perkembangan teknologi informasi mendorong pemerintah menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), salah satunya melalui Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI). Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menggunakan SRIKANDI sejak 2023, namun penerapannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan arsiparis, jaringan tidak stabil, fitur yang belum optimal, serta belum tersedianya sistem backup data. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan SRIKANDI, mengidentifikasi faktor SWOT, dan merumuskan strategi penguatan pengelolaan arsip dinamis. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data model Miles & Huberman. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan SRIKANDI terletak pada standarisasi kearsipan nasional dan tanda tangan elektronik tersertifikasi; kelemahannya pada ketergantungan server terpusat dan minimnya backup data; peluangnya pada dukungan regulasi SPBE; serta ancamannya pada risiko keamanan informasi dan potensi downtime. Tingkat keaktifan pengguna SRIKANDI di Kemenko Perekonomian baru mencapai 38%. Strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas SDM, perbaikan infrastruktur TI, penyusunan regulasi internal, pembangunan sistem backup data, serta penguatan monitoring dan evaluasi secara berkala.
Tidak tersedia versi lain