Skripsi
Analisis work life balance pegawai terhadap kinerja pegawai Di Sudin kebudayaan kepulauan seribu
Keseimbangan kehidupan kerja (work-life balance) menjadi isu penting bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di Suku Dinas Kebudayaan Kepulauan Seribu yang menghadapi tantangan geografis berupa keterbatasan transportasi laut, beban kerja ganda, dan tuntutan pelestarian budaya lokal yang tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi adaptasi pegawai dalam mengelola work-life balance serta implikasinya terhadap kinerja. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan 5 key informan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan work-life balance pegawai menghadapi tantangan external pada tiga aspek: time balance terganggu akibat beban kerja tinggi dan kondisi cuaca laut; involvement balance menunjukkan keterlibatan emosional tinggi yang berisiko menggeser perhatian dari kehidupan pribadi; dan satisfaction balance yang belum sepenuhnya selaras antara kepuasan kerja dan kehidupan non-kerja. Pegawai yang mampu menjaga keseimbangan cenderung memiliki motivasi dan produktivitas lebih baik. Penelitian menyimpulkan bahwa work-life balance berimplikasi signifikan terhadap kinerja pegawai dengan konteks kepulauan sebagai faktor pembeda utama. Disarankan agar pimpinan mengintegrasikan work-life balance dalam strategi manajemen SDM, serta penelitian lanjutan menggunakan mixed methods dengan variabel tambahan seperti stres kerja dan komitmen organisasi.
Tidak tersedia versi lain