Tesis
Strategi Pembelajaran Mandiri Dalam Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Pertanahan di Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan kompetensi Jabatan Fungsional Penata Pertanahan (JFPP) di Kementerian ATR/BPN serta merumuskan strategi pengembangan yang efektif di tengah tingginya beban kerja dan keterbatasan pelatihan formal. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif melalui perspektif Strategic Human Resource Development (SHRD) dan Self-Directed Learning (SDL), penelitian menemukan adanya ?Paradoks Pembelajaran?, yaitu kuatnya legitimasi regulasi pada tingkat makro tetapi masih lemahnya implementasi operasional dan dukungan sistemik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi JFPP terhambat oleh asimetri beban kerja yang tinggi, belum adanya mekanisme pengakuan formal terhadap pembelajaran non-klasikal, serta infrastruktur digital yang masih berfungsi sebagai repositori pasif. Di sisi lain, JFPP memiliki motivasi profesional yang tinggi dan pengalaman lapangan yang kaya, meskipun kemampuan pengelolaan belajar mandiri belum terstruktur secara optimal. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan strategi Integrated Self-Directed Learning (ISDL) melalui model 70:20:10 yang mengintegrasikan pembelajaran ke dalam alur kerja (work-embedded learning) melalui empat domain utama, yaitu kebijakan, sistem, kepemimpinan, dan individu, dengan implementasi bertahap untuk membangun ekosistem Learning Organization yang berkelanjutan di Kementerian ATR/BPN.
Tidak tersedia versi lain