Skripsi
Strategi Peningkatan Pengembangan Kompetensi Digital Widyaiswara Pada Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan dan Moderasi Beragama Kementerian Agama Republik Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab belum optimalnya. pengembangan kompetensi digital Widyaiswara di Pusbangkom MKMB Kementerian Agama RI, serta menentukan strategi peningkatan yang tepat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tujuh informan kunci. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi digital Widyaiswara belum optimal disebabkan oleh tiga faktor, (1) belum tersedianya Standar Kompetensi Jabatan (SKJ) teknis kompetensi digital yang spesifik bagi Widyaiswara di Pusbangkom MKMB; (2) Analisis Kebutuhan Pelatihan (AKP) yang hanya berbasis survei mandiri tanpa standar pembanding objektif, dan (3) program pengembangan yang bersifat umum dan penentuannya lebih dipengaruhi ketersediaan anggaran daripada kebutuhan individual. Strategi peningkatan yang direkomendasikan meliputi, penyusunan SKJ teknis kompetensi digital berbasis kerangka Ferrari et al. (2012), penguatan AKP melalui asesmen kompetensi oleh asesor terlatih, integrasi profil kompetensi ke dalam sistem manajemen talenta Nine Box Grade, dan perancangan program pengembangan yang targeted disertai evaluasi perubahan perilaku pasca-pelatihan.
Tidak tersedia versi lain