Skripsi
Analisis Sistem Pengelolaan Barang Persediaan Berbasis COSO Studi Kasus Pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan Dan Perikanan
Persediaan merupakan akun aktiva yang paling sering ada di instansi pemerintahan karena akan muncul pada saat terjadi transaksi barang masuk dan barang keluar yang digunakan pada operasional kegiatan serta merupakan akun aktiva yang beresiko tinggi jika pengelolaannya tidak tepat. Pengelolaan persediaan yang teratur menjadi hal yang perlu diperhatikan oleh setiap instansi pemerintah agar dapat meminimalisir kekeliruan yang terjadi dalam pencatatan persediaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui optimalisasi sistem pengelolaan barang persediaan pada Biro Umum Setjen Kementerian Kelautan dan Perikanan dan strategi penerapan COSO yang diterapkan untuk mengatasi permasalahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan mengaitkan temuan penelitian pada lima komponen dan tujuh belas prinsip COSO, yaitu lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta aktivitas pemantauan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengelolaan barang persediaan pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan sudah berjalan baik, namun penerapan sistem pengendalian internal belum sepenuhnya optimal. Beberapa kelemahan ditemukan setelah melakukan analisis menggunakan metode COSO, diantaranya dari aspek aingkungan pengendalian yaitu belum ada kode etik secara tertulis yang harus dipatuhi staf pengelola persediaan selain itu belum adanya pelatihan kepada seluruh staf pengelola barang persediaan baik dalam penggunaan aplikasi maupun dalam pengelolaan barang persediaan; dari aspek penilaian risiko yaitu terjadi kesalahan pencatatan sehingga menyebabkan selisih stok, dari aspek aktifitas pengendalian yaitu belum adanya integrasi antara aplikasi SAKTI dengan aplikasi e persediaan, dari aspek informasi dan komunikasi yaitu adanya kendala jaringan internet dan dari aspek pemantauan yaitu masih terdapat barang mengendap yang mempengaruhi laporan keuangan. Oleh karena itu diperlukan perbaikan dan penyempurnaan dalam pengelolaan dan peningkatan sistem pengendalian.
Tidak tersedia versi lain