Tesis
Strategi Peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Pada Pungutan Hasil Perikanan (PHP) di Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia
Strategi peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari Pungutan Hasil Perikanan (PHP) mencakup penerapan pasca-produksi, sistem penangkapan terukur, penguatan tata kelola, pengumpulan data, dan kolaborasi antara Pusat dan Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan PNBP PHP di Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Penelitian ini mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang menghambat kinerja optimal PNBP PHP. Studi ini memiliki dua tujuan utama (1) mengidentifikasi dan menganalisis alasan kinerja suboptimal di sektor perikanan, dan (2) mengembangkan strategi untuk meningkatkan pendapatan PNBP PHP. Menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, pengamatan partisipatif, dan analisis dokumen. Hambatan internal utama meliputi implementasi kebijakan yang tidak efektif, kebutuhan akan kebijakan manajemen yang direvisi, dan dukungan pemangku kepentingan yang tidak memadai. Tantangan eksternal meliputi penangkapan ikan ilegal, pengawasan yang terbatas, ketidakpatuhan, hambatan geografis, masalah regulasi, dan faktor sosioekonomi. Strategi yang direkomendasikan meliputi implementasi sistem PNBP pasca-produksi, peningkatan penegakan hukum, perbaikan infrastruktur, dan pendidikan bagi peserta industri perikanan, sistem pemantauan dan digitalisasi izin harus disempurnakan untuk mencegah penangkapan ikan ilegal. Keunggulan sektor perikanan meliputi kebutuhan akan peraturan yang sederhana dan sistem digital untuk izin dan pembayaran. Kelemahan ada pada pelabuhan perikanan pantai yang butuh pelatihan. Peluang termasuk kewajiban pelaporan hasil tangkapan, sedangkan ancaman mencakup peningkatan kepatuhan dan dukungan untuk usaha kecil.
Tidak tersedia versi lain