Tesis
Strategi Optimalisasi Barang Milik Negara Berupa Properti Umum pada Lembaga Manajemen Aset Negara
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan belum teroptimalisasinya pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa properti umum pada Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), serta merumuskan strategi peningkatan optimalisasi aset tersebut. Masih rendahnya aset kelolaan yang belum teroptimaliasasi, tingkat pengembalian aset (ROA) yang masih berada di bawah hurdle rate investasi, belum optimalnya platform digital AESIA dalam pemasaran aset, serta nilai pendapatan dari optimalisasi aset properti umum yang masih terpusat pada satu aset kelolaan, melatarbelakangi penelitian ini. Secara khusus, penelitian ini bertujuan: (1) mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan belum terooptimalisasinya BMN berupa Properti Umum, dan (2) merumuskan strategi peningkatan optimalisasi BMN berupa Properti Umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen regulasi, laporan keuangan, serta telaah terhadap proses bisnis pengelolaan aset. Analisis data dilakukan secara sistematis merujuk pada model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan faktor internal penghambat utama meliputi: (1) ketidaklengkapan legalitas dan dokumen kepemilikan; (2) proses inventarisasi dan verifikasi aset masih terfragmentasi antarunit dan belum didukung single source of truth berbasis digital; serta (3) kapasitas SDM pengelola aset. masalah legalitas dan status aset, kondisi fisik yang belum siap pasar, (4) kondisi fisik sejumlah aset memerlukan perbaikan besar sebelum dapat dimanfaatkan, dan (5). Mengacu pada teori Optimalisasi Siregar (2004) dan strategi Thompson & Strickland (2003), penelitian ini merumuskan strategi peningkatan optimalisasi melalui percepatan penyelesaian legal-administratif, revitalisasi aset tidak siap guna, diversifikasi model pemanfaatan, digitalisasi pemasaran aset, dan penguatan manajemen risiko portofolio. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi aset properti umum LMAN membutuhkan transformasi tata kelola aset, inovasi model bisnis pemanfaatan, serta penguatan kapabilitas kelembagaan agar mampu memberikan manfaat finansial dan nonfinansial yang berkelanjutan bagi negara.
Tidak tersedia versi lain